HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayGayaHidupWawayPristiwa

Warga Resah Ada Kandang Ayam

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Warga Jalan PB Sukamaju, Lingkungan II, RT 04, Kelurahan Sukadaham, Kecamatan Tanjung Karang Barat, resah dan terpaksa menjalani kesehariannya dengan udara yang tak sedap. Ini dampak dari adanya kandang ayam petelur di sekitar pemukiman warga. Sabtu (31/12).

EN (34), warga yang terdampak, karena memang sangat dekat sekali dengan tempat tinggalnya. Ia mengeluhkan, bau udara yang tak sedap akibat keberadaan kandang ayam milik mertua Apip yang juga menjabat sebagai Ketua RT 04.

Baca Juga  DISDAG KOTA RESPON KELANGKAAN MINYAK CURAH

“Bau menyengat dari kotoran ayam, dan banyak tikus selama keberadaan kandang ayam ini. Dan, sudah satu tahun berjalan,” ujar dia.

Ia menjelaskan, bahwa warga sekitar sudah melapor ke bidan Dila yang bertugas di Puskesmas kelurahan Sukadaham.
“Jawabannya, akan dimediasi dulu bersama Lurah dan pemilik usaha ayam serta warga, tapi harus minimal 10 warga,” jelas dia.

Baca Juga  USTADZ HANAN ATTAKI BERI MASUKAN KEPADA ANAK MUDA LAMPUNG BERAMAL SELAMA RAMADHAN

Lanjut ia, sebelumnya ada salah satu warga yang pernah pernah memposting di media sosial dan juga baru mau ngirim surat ke kelurahan, terkait keresahan warga tapi ketahuan dan istri Ketua RT itu marah.

“Pernah diposting di Facebook terus ketahuan dan disuruh dihapus, dia (RT) marah malah kita disuruh pindah,” kata dia.

Sementara AS (24), warga setempat yang mempunyai anak balita, tentunya ini sangat mengancam kesehatannya yaitu dapat menimbulkan infeksi saluran pernafasan akibat bau menyengat dari kandang ayam.

Baca Juga  DPRD LAMPUNG GELAR PARIPURNA PERSETUJUAN RAPBD DAN BELANJA DAERAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN  2023

“Anak pertama malah kena infeksi paru-paru, sejak ada kandang ayam di pemukiman kami. Selain itu gatel-gatel juga,” ungkap dia.

Harapan kami sih minta kepada pihak kelurahan dan pemilik kandang ayam ini secepatnya dipindahkan.
“Karena inikan lingkungan warga, apalagi tidak ada izin usahanya,” tegas dia. (Din/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *