WaeayOrganisasiWawaIndonesiaWawayWawayPemerintahWawayPristiwa

WALIKOTA EVA IMBAU MASYARAKAT HENTIKAN KONSUMSI OBAT-OBATAN YANG DIDAPATKAN SECARA BEBAS

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Berkenaan dengan semakin maraknya kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal/Atypital Acute Kidney Injury pada anak usia 0-18 tahun (mayoritas usia balita) yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, maka pemerintah kota Bandarlampung melalui surat edaran walikota nomor 800/1587/III.02/2022 menghimbau agar dilalukan upaya percepatan penanggulangannya. Kamis (20/10).

Surat edaran tersebut ditujukan kepada Camat se Kota Bandarlampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bandarlampung serta Kantor Kementerian Agama kota Bandarlampung.

Baca Juga  WALIKOTA BANDARLAMPUNG TERIMA PENGHARGAAN DARI MENPORA RI

Dalam surat yang dikeluarkan oleh walikota Bandarlampung, Eva Dwiana menyampaikan bahwa dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam penemuan kasus yang ada di masyarakat dan instusi pendidikan.

” Perlunya kewaspadaan orang tua dan masyarakat yang memiliki anak (terutama anak usia < 6 tahun) dengan gejala penurunan volume/frekuensi urin atau tidak ada urin, dengan atau tanpa demam/gejala yang muncul sebelum terjadi gangguan lain untuk segera dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Eva Dalam surat edaran tersebut.

Baca Juga  Bupati Tanggamus Lantik Pejabat Pekon

Lanjutnya, Eva juga menghimbau kepada orang tua yang memiliki anak usia balita untuk tidak mengkonsumsi obat-obatan yang bisa di dapatkan secara bebas tanpa anjuran dari tenaga kesehatan yang kompoten sampai dilakukan pengumuman resmi dari pemerintah sesuai dengan perundang-undangan.

” Untuk perawatan anak sakit yang menderita demam dirumah lebih mengedepankan tata laksana non farmakologis seperti mencukupi kebutuhan cairan, kompres air hangat dan pakaian tipis. Jika terjadi tanda-tanda bahaya segera bawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” katanya. (Din/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *