HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayPendidikan

UML LAMPUNG MEWISUDA 220 WISUDAWAN

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Universitas Muhammadiyah Lampung ( UML) melangsungkan Sidang Terbuka Senat Gelombang I dalam rangka Wisuda ke -20 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Emersia, Selasa (5/9).

Ketua BPH Pimpinan Muhammadiyah Lampung Prof Warsito dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ketua Muhammadiyah Wilayah Lampung Ketua Majelis Dikti Litbang, kepala LlDikti,ketua PWN Lampung, serta Kolonel Inf Jaka Sutanta Kasi Ter 043 Gatam, Kombes Pol Franky, turut menghadiri sidang senat terbuka dan memberikan selamat serta sukses kepada 220 wisudawan terbaik Universitas Muhammadiyah Lampung.

Rektor Universitas Muhammadiyah Dr Mardiana M.Pd.I menjelaskan, Wisuda yang diselenggarakan hari ini diikuti sekitar 220 Wisudawan dari 5 Fakultas 12 progam studi.

“Muhammadiyah Lampung sudah memiliki 13 Progam studi 12 telah berjalan. 1 Program studi baru di ajukan yaitu informatika,pada saat ini universitas Muhammadiyah terakreditasi institusi memperoleh predikat B,” terangnya.

Dia menyampaikan berdasarkan rapat pimpinan dan panitia wisuda, Universitas Muhammadiyah Lampung, memiliki wisudawan terbaik, prestasi akademik, dengan waktu menyelesaikan aktivitas, dan kontribusi terhadap universitas serta fakultas, aktif dalam kegiatan, mahasiswa non konversi, menunjukkan akhlak yang mulia.

“Pada bulan September 2023 universitas Muhammadiyah Lampung telah mewisuda dan telah meluluskan 5.165 sarjana berprestasi akademik tingkat fakultas dan universitas,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Arinal berpesan agar para wisudawan terus meningkatkan keahlian sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing serta menjadi sarjana penggerak dan pelopor di dalam masyarakat dan di dalam pembangunan.

“Tampilkan jati diri dan identitas sebagai tenaga kerja muslim yang professional  dalam bidang apapun pekerjaannya,” ujar Gubernur.

Gubenur Arinal mengatakan sebagai representasi generasi muda dan menjadi bagian akar rumput masyarakat, wisudawan harus dapat memanfaatkan dunia akademis dan lingkungan sosialnya, sebagai lahan untuk merintis jiwa kepemimpinan yang berjiwa besar, menjadi problem solver sekaligus change maker atas berbagai permasalahan sosial di masyarakat.

“Seiring dengan problem solving wisudawan harus mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan bangsa, untuk itu perlu menginisiasi bagaimana implementasi atau menindak lanjuti perintah presiden membangun dari desa, yang kita perlukan sarjana yang bisa membangun desa,dan harus berani keluar daerah, karena banyak potensi di desa yang memiliki semua kebutuhan masyarakat sehari-hari,”ucap Arinal.

Adapun rincian 220 orang wisudawan Universitas Muhammadiyah Lampung sebagai berikut , Telekomunikasi 25 wisudawan, ilmu komunikasi 29 wisudawan, ilmu pemerintahan 32 wisudawan, ilmu sosiologi 41 wisudawan, Ilmu pendidikan 21 wisudawan, ilmu ekonomi syariah 23 wisudawan, ilmu Perbankan syariah 8 wisudawan, Ilmu pendidikan bahasa Indonesia 35 wisudawan ilmu sekolah luar biasa 19 wisudawan ilmu sastra Inggris 3 wisudawan, Pendidikan matematika 3 wisudawan, pendidikan bahasa Inggris 7 wisudawan. (Din/N)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *