HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayPemerintahWawayPengetahuanWawayPristiwa

HADIRI KEGIATAN REMBUK STUNTING EVA DWIANA BERHARAP ANGKA KENAIKAN STUNTING DI BANDARLAMPUNG MENURUN

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana menghadiri kegiatan Rembuk Stunting oleh dinas PP dan KB di aula Gedung Semergou, Senin (1/8).

Dalam kesempatan ini bunda Eva , sapaan akrabnya menginginkan angka stunting yang ada di kota Bandarlampung ini mengalami penurunan.

” Mudah-mudahan angka stunting di kota Bandarlampung mengalami penurunan sesuai target. Target kita zero ya, jadi kota Bandarlampung bisa menjadi percontohan bagi kota lainnya bukan hanya di Sumatera saja tapi diseluruh kota,” harapnya

Baca Juga  GUBERNUR ARINAL HADIRI RAPAT PARIPURNA PERSETUJUAN 10 PPERDA USUL INISIATIF DPRD DAN 2 PERDA PRAKARSA PEMPROV LAMPUNG

Eva menjelaskan bahwa pemerintah kota akan melakukan penambahan dana stunting untuk tahun 2023.

” Iya, karena kita juga dapat dari pusat hampir Rp 8 miliar dan terus juga akan kita tambah,” ujarnya.

Ia juga berharap, mudah-mudahan anak-anak yang ada di kota Bandarlampung semuanya sehat dan baik. “Untuk masyarakat, Kalau memang anak sakit langsung ke rumah sakit kan banyak yang gak mau kerumah sakit atau puskesmas,” imbaunya.

Baca Juga  KAPOLRESTA MINTA ORANG TUA BERI PENGAWASAN ANAK AGAR TIDAK TERLIBAT TAWURAN

Bunda Eva menyampaikan bahwa pemerintah kota Bandarlampung telah mengerahkan tenaga kesehatan puskesmas, puskeskel untuk turun kelapangan memantau kesehatan anak-anak mengecek gizinya dan ibu hamil.

” Dengan adanya door to door ini bisa membantu pemerintah untuk mencapai target, kalau bisa target kita zero, sehingga bunda mengajak semua untuk bekerjasama agar kota Bandarlampung supaya bebas dari stunting,” ujarnya.

Baca Juga  KETUA DPRD PROVINSI LAMPUNG HADIRI UPACARA PERINGATAN KELAHIRAN PANCASILA

Menurut dia, kondisi stunting ini perlu kesadaran yang sangat tinggi dari masyarakat, karena stunting ini perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan dokter secara khusus. ” Urut juga baik, tapi setidaknya pendampingan dokter dan perawat juga perlu,” pungkasnya. (Din/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *