WawayBUMN/BUMDWawayPemerintah

CALON DIRUT PERUMDA WAY RILAU IKUTI UJI SELEKSI JABATAN

BANDAR LAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Pemerintah Kota Bandar Lampung mengelar seleksi jabatan untuk calon Direktur Utama (Dirut) Perumda Way Rilau dimulai 24 Oktober dan ada 5 calon yang mengikuti uji seleksi itu. Senin (6/11).

Lima calon tersebut semuanya dari dalam yaitu Pelaksanaan tugas (Plt) Dirut Way Rilau Maydasari, Indra Utama Alam (Dir Teknik), Toton Sulistyono (Dir Umum), Dian Utari (Kabag Keuangan), dan Wadi (Kabag Humas dan Pelanggan).

Menurut anggota tim seleksi Yusdianto proses pemilihan Dirut Perumda air bersih Way Rilau kini sudah ditangan Kuasa Pemilik Modal (KPM) yaitu Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Baca Juga  Arinal Tinjau Kawasan Industri

“Proses seleksi berkas, rekam jejak juga tes tertulis dan penilaian makalah bagi kelima calon peserta sudah kita laksanakan 26 Oktober. Sekarang prosesnya tinggal dikonsultasikan ke KPM, dalam hal ini bunda (Walikota Eva Dwiana),” jelasnya.

Saat ditanyakan kenapa peserta seleksi jabatan tersebut hanya diikuti ‘orang dalam’, Dosen Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Lampung (Unila) itu menjelaskan pembukaan seleksi jabatan itu diumumkan secara Online tapi tidak ada peserta luar yang mendaftar.

“Pembukaan pendaftaran itu kita umumkan di website tapi pihak dari luar tidak ada yang mendaftar,” jelas Yusdianto.

Baca Juga  KETUA DPRD LAMPUNG HALAL BIHALAL BERSAMA STAFF DPRD

Sementara itu, salah seorang calon Dirut Indra Utama Alam menjelaskan hari pertama uji kompetensi di ruang rapat kantor Inspektorat dengan materi menulis esai.

“Hari pertama di ruang rapat Inspektorat tes tertulis membuat esai tentang visi, misi, dan strategi jika terpilih menjadi Dirut,” kata Indra.

Hal yang sama dikatakan Wardi bahwa tes yang dilakukan kemarin mengisi esai dan uji kompetensi dilanjutkan dengan materi pemaparan makalah dan wawancara dengan tim penguji.

Sayangnya Wardi enggan mengungkapkan makalah yang dia buat untuk mengikuti uji kompetensi tersebut, “gak usahlah, gak enak,” ungkap Wardi.

Baca Juga  HADIRI REMBUG MADYA KTNA PROVINSI LAMPUNG, ARINAL DORONG SEMANGAT TINGKATKAN PENDAPATAN PETANI

Sedangkan Indra Utama Alam menulis makalah tentang strategi penanganan wilayah exicting dan KPBU yang dia nilai masih banyak problem.

“Dari pengalaman saya lihat dua persoalan itu yang harus segera dibenahi. Selain itu peningkatan pelayanan kepada pelanggan juga harus prima,” katanya.

Ketika ditanyakan apakah siap menduduki jabatan Dirut? Indra hanya menjawab semua diserahkan ke Kuasa Pemilik Modal (KPM).

“Kalau KPM menunjuk kita harus siap tidak ada kata tidak siap,” ujar Direktur Teknik yang selalu siap diberikan laporan oleh awak media jika terjadi kebocoran pipa air bersih. (RED/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *