Zulhas Tinjau Poskesdes dan Pengolahan Sampah di Kabupaten Bandung

Spread the love

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meninjau sejumlah Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Foto: Dok. Istimewa

Dorong Integrasi Poskesdes dengan Kopdes Merah Putih

Bandung, Jawa Barat – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) dan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kabupaten Bandung pada Kamis (15/5).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan integrasi layanan kesehatan di tingkat desa melalui program Kopdes Merah Putih serta meninjau langsung pengelolaan sampah di wilayah pedesaan.

Baca Juga  Langkah inovasi Kapolresta Bandarlampung

“Sudah ada sekitar 30 ribu Poskesdes dan 20 ribu Pustu. Artinya, dari total 50 ribu desa di Indonesia, semuanya sudah bisa memiliki akses layanan kesehatan dasar,” ujar Zulhas saat berada di Desa Cangkuang Wetan.

Ia menekankan pentingnya peran layanan kesehatan di desa agar penanganan awal bisa dilakukan tanpa harus langsung ke kota. “Kalau masalah kesehatan bisa ditangani di desa, tidak perlu jauh-jauh,” tambahnya.

Baca Juga  TIPS MEMILIH MAINAN UNTUK ANAK DARI IDAI

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PAN ini juga mengapresiasi Desa Cangkuang Wetan yang telah menerapkan teknologi pengolahan sampah menggunakan incinerator sederhana.

“Desa ini luar biasa, sudah mampu mengolah sampah dengan incinerator. Bahkan bisa menangani sampah satu kecamatan, sekitar 20 hingga 30 ton per hari,” ujarnya.

Lebih dari sekadar membakar limbah, desa ini juga mampu menghasilkan produk turunan seperti kompos dan tepung maggot—yang bisa digunakan untuk pakan ternak dan pupuk kebun. Tak hanya itu, teknologi ini juga dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik dari sampah.

Baca Juga  FMIPA Adakan Osamakom 2025

“Dengan modal Rp 400 juta, mereka bisa selesaikan persoalan sampah se-kecamatan. Desa ini termasuk maju dan patut dicontoh,” pungkas Zulhas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *