
BANDAR LAMPUNG, BUMIWAWAY. ID – Komisi V DPRD Lampung menerima kunjungan kerja dari SMAN 8 Bandarlampung, di ruang rapat komisi besar, Selasa (3/10).
Sekretaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas, didampingi anggota yang lainnya yakni Apriliati, AR Suparno, Veri Agusli, Asih Fatwanita, Iswan H Cahya, dan Syarif Hidayat.
Mikdar Ilyas mengatakan kalau para siswa tersebut bertanya dengan cukup pintar dan kritis dan membuat anggota Komisi V cukup terkejut sekaligus bangga.
“Jadi pertanyaan mereka itu cukup berbobot. Jadi, kita lihat kualitas mereka itu luar biasa pertanyaan mereka sudah setingkat perguruan tinggi, jadi mereka sudah mempertanyakan bagaimana proses penganggaran yang berdampak pada masyarakat, bagaimana fungsi pengawasan dan kerja dewan dan yang lainnya,” kata Mikdar.
Menurut Mikdar yang merupakan anggota dari fraksi Partai Gerindra ini, berbobotnya para siswa-siswi tersebut tidak terlepas dari peran guru yang mendidik mereka.
Mikdar berharap dengan para siswa yang cukup cerdas ini Lampung tidak akan tertinggal dari sekolah yang ada di Provinsi lain.
“Yang mereka diskusikan dengan kami masalah ideologi pancasila tentang demokrasi yang ada di DPRD Provinsi Lampung khususnya. Kita sampaikan kita mengambil keputusan dengan sistem musyawarah mufakat kalo tidak bisa baru voting,” ujarnya.
Sementara itu, anggota komisi V DPRD Provinsi Lampung, Apriliati mengatakan kunjungan ini pada pokoknya para siswa melihat sejauh mana fungsi dan peran DPRD serta kaitan dengan kondisi di sekolah.
“Kita menyajikan hal-hal yang berkaitan dengan peran dan fungsi DPRD termasuk persoalan penganggaran dan persoalannya,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh sekolah SMAN 8 Bandar Lampung. Menurutnya hal ini merupakan perwujudan dari Domus Demografi dan Indonesia emas pada tahun 2045 mendatang.
“Kita bisa melihat sumber daya manusia yang unggul dari apa yang dilakukan kegiatan masing-masing dari masing-masing sekolah menengah atas. Apa lagi SMA dan SMK merupakan kewenangan pemerintah Provinsi Lampung,” jelasnya.
Sedangkan, Kepala SMAN 8 Bandarlampung Neng Rosiyati mengatakan tujuan dari adanya kegiatan ini untuk kunjungan kerja dalam rangka implementasi P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dalam kurikulum merdeka.
Neng Rosiyati menyebutkan, sebanyak 345 orang yang melakukan kunker ke DPRD Lampung terdiri dari 10 orang wali kelas, 2 pembina OSIS dan selebihnya adalah siswa-siswi kelas XI SMAN 8 Bandarlampung.
“Kami kunjungan kerja ke DPRD ini dalam rangka implementasi penerapan P5. Tema penerapan suara Demokrasi. Karena di SMAN 8, mau pemilihan Ketua OSIS, maka tepat bagi anak-anak kami untuk melihat dan termotivasi bagaimana menjadi seorang pemimpin, dan kami harap dapat materi dari anggota DPRD Lampung dan bisa menceritakan sampai duduk disini,” terangnya.
Kepsek SMAN 8 Bandarlampung itu juga berterima kasih karena sudah diterima dalam kunjungan ini.
“Alhamdulillah kami sudah diterima disini, kami sangat apresiasi. Maka kami meminta agar bapak ibu memberikan materi dari anggota DPRD Lampung dan langsung bertatap muka sendiri, tahun lalu kami diberi materi dari Bawaslu dan KPU,” ungkap dia. (LS)
