HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayPemerintahWawayPristiwa

PEMKOT BANDARLAMPUNG GELAR PISAH SAMBUT DANDIM 0410/KBL FAISOL IZUDDIN DI GANTIKAN TRI ARTO SUBAGIO

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Pemkot Bandarlampung menyelenggarakan acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0410/KBL dari Kolonel Inf Faisol Izuddin kepada Letkol Arm Tri Arto Subagio di Gedung Semegou, Selasa (4/10).

Walikota Eva Dwiana dalam sambutannya mengungkapkan kenangan selama bekerjasama dengan Kolonel Inf Faisol Izuddin terutama selama pandemi Covid-19 dimana Forkopimda harus bekerja hingga pagi hari untuk menekan virus tersebut tidak meluas di Kota Bandarlampung.

“Walaupun hanya sebentar 9 bulan tapi banyak sekali hal-hal yang kita perjuangkan untuk Kota Bandarlampung terutama di masalah covid-19 kemarin. Kita bisa sampai pagi untuk mengatasi cafe dan juga angkringan yang ada di Bandarlampung bersama Forkopimda,” katanya.

Eva Dwina juga mengungkapkan cara menjalin kedekatan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yaitu Kajari, Kapolresta, Dandim dan Ketua PN Tanjungkarang dengan komunikasi yang intensif dalam membahas persoalan kota ini.

“Kedekatan kita khususnya Forkopimda bersama Pemkot cukup luar biasa hal-hal kecil apapun juga kita bisa selesaikan sama-sama sampai yang terbesar kalau misalnya ada masalah dengan Kota bandarlampung,” ungkapnya.

Kolonel Inf Faisol Izuddin yang akan menduduki jabatan barunya sebagai Komandan Grup (Dangrup) A Paspampres,
dalam sambutannya menyatakan bahwa kepindahannya diumpamakan orang yang sedang cinta tapi diputuskan oleh kekasihnya.

“Ada orang mengatakan bahwa putus cinta itu sangat sakit tapi lebih sakit putus tapi masih cinta. Inilah ungkapan yang bisa kami sampaikan sore hari ini, saya dan keluarga harus segera bergeser ke tempat penugasan yang baru di saat saya dan keluarga sedang cinta-cintanya dengan Bandarlampung di saat saya dan keluarga saya sedang sayang dengan Bandarlampung,” ungkapnya.

Faizol Izuddin menjelaskan selama bertugas di Bandarlampung kerjasama dengan Pemkot dan Forkopimda sangat cair dan banyak masalah diselesaikan dengan cara yang informal.

“Memang kita sadari banyak permasalahan-permasalahan ini dapat kita selesaikan justru bukan karena forum-forum yang resmi tapi forum-forum yang kita sambil diskusi sambil santai,” kata lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2009 itu.

“Selain itu, banyak ide-ide ataupun gagasan yang bisa kita selesaikan bisa kita laksanakan untuk menyelesaikan masalah di Kota Bandarlampung juga dalam diskusi yang santai,” tambahnya.

Sedangkan Letkol Arm Tri Arto Subagio sebelumnya menjabat Pabandya-1 Kersin Spaban VI Hublu Sintelad Mabes AD. Lulusan Akmil tahun 2000 ini juga pernah menjabat Dandim di Cimahi. (Din/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *