HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayPristiwa

FPII LAMPUNG KECAM KERAS RENCANA PEMBUNUHAN TERHADAP EMPAT ORANG WARTAWAN

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Aminudin S.P selaku ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Lampung mengecam keras rencana pembunuhan terhadap empat orang wartawan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Kamis (27/7).

Pihaknya mengharapkan kepada penegak hukum dapat mengusut tuntas peristiwa penembakan terhadap kendaraan yang dikendarai oleh empat orang wartawan di Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Ketibung Kabupaten Lampung Selatan pada hari Minggu (23/7) malam sekitar pukul 22:30 wib.

“Kita mengecam keras rencana pembunuhan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal yang menggunakan kendaraan roda empat dengan menembaki kendaraan yang sedang melaju di jalan Soekarno Hatta yang dikendarai oleh empat orang wartawan. Kita berharap pihak kepolisian dapat serius untuk mengungkap pelaku penembakan tersebut. FPII sebagai garda terdepan membela jurnalis akan terus mengawal permasalahan rencana pembunuhan terhadap empat orang rekan wartawan yang bernaung di organisasi Solidaritas Pers Indonesia (SPI) tersebut,” jelas Aminudin dikantornya.

Baca Juga  PLT KEPALA BPKAD BANDARLAMPUNG TANGGAPI AKSI NGADU GURU PPPK KE HOTMAN PARIS

Menurut keterangan Cecep Rusdiono salah satu wartawan yang bertempat tinggal di Desa Jatimulyo Kecamatan Jati Agung yang ada di dalam kendaraan roda empat jenis kijang kapsul berwarna silver dengan nomor polisi BE 2794 JA yang ditembaki oleh sekelompok orang yang tidak dikenal tersebut, dirinya dan ketiga rekannya yang bernama Ari, Herman dan Irpan pada hari minggu meluncur ke daerah Kecamatan Sidomulyo guna menindaklajuti informasi dari sejumlah masyarakat bahwa salah satu SPBU nomor 24.354.124 yang ada di desa Sidomulyo diduga telah menyalahi aturan perundang-undangan dan SOP dengan melayani pembelian BBM jenis solar memakai kendaraan roda empat yang tanki kendaraannya sudah dimodifikasi dan melakukan pembelian BBM secara berulang kali sehingga menyebabkan kelangkaan BBM jenis Solar dan menimbulkan keluhan masyarakat pengguna BBM jenis solar yang diperkirakan sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Baca Juga  DPD LIN KECEWA TERHADAP PENUNDAAN SIDANG LANJUTAN KASUS PEMBUNUHAN ZULFAKAR

“Di SPBU tersebut, saya dan ketiga rekan saya menemukan dua kendaraan jenis izuzu panter warna silver bernomor polisi 8179 YX dan kendaraan Kijang Kapsul 2032 ND yang diduga sudah memodifikasi tangki kendaraan nya sedang mengisi BBM jenis Solar,” ujarnya.

Selanjutnya Cecep Rusdiono bersama tiga rekannya berupaya menemui pengawas SPBU untuk meminta keterangan dan tanggapan, namun pengawas SPBU tidak berada di tempat.

“Kamis sempat cekcok dengan seseorang yang mengaku anggota dari salah satu ormas yang berinisial ROH, ia tidak terima dengan kehadiran kami karena menurut ROH kami berpotensi mengganggu sumber penghasilannya,” jelasnya.

Baca Juga  SATRESNARKOBA POLRESTA BANDARLAMPUNG TANGKAP BANDAR SABU

Karna tidak berhasil mendapatkan keterangan dari pihak pengawas SPBU, pukul 21:00 Wib ke empat wartawan tersebut kembali dan pulang ke arah Bandar Lampung.

Namun setibanya di wilayah Kecamatan Ketibung ada sebuah mobil yang berupaya memepet kendaraan ke empat wartawan tersebut sambil melepaskan tembakan sebanyak empat kali. Satu kali menembus kaca dibagian kiri kendaran, dua kali menembus kaca jok bagian tengah sebelah kanan dan satu kali tembakan diarahkan dibagian depan kendaraan.

Dengan peristiwa tersebut, ke empat wartawan yang merasa terancam keselamatannya berbegas mengarahkan kendaraan menuju Polsek Ketibung yang tidak jauh dari lokasi penembakan untuk membuat pengaduan atas peristiwa tersebut.

Sampai berita ini dinaikkan belum diperoleh keterangan dari Kepolisian Sektor Ketibung dan Polres Lampung Selatan terkait pengaduan keempat wartawa tersebut. (Din/N)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *