HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayPengetahuanWawayWarna

BEGINI CARA MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI DAUN KERING, SUPER MUDAH

BUMIWAWAY.ID – Halaman rumah yang dipenuhi daun kering membuatnya tidak enak dipandang. Namun, keberadaan daun kering justru bisa menjadi berkah jika Anda merupakan pecinta tanaman. Sebab, Anda bisa mencari tahu cara membuat pupuk kompos dari daun kering tersebut.

Mengutip Membuat Pupuk Kompos Cair susunan Sukamto Hadisuwito, kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik yang sudah digunakan sejak lama. Pupuk kompos terdiri dari bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi mikroorganisme atau bakteri pembusuk.

Selain daun kering, bahan organik yang dibutuhkan untuk membuat pupuk kompos adalah jerami, rumput, sisa ranting atau dahan, kotoran hewan. Semua bahan organik tersebut akan mengalami pelapukan yang diakibatkan oleh mikroorganisme yang tumbuh subur di lingkungan lembab dan basah.

Baca Juga  WALIKOTA BANDARLAMPUNG TERIMA PENGHARGAAN DARI DITJEN DUKCAPIL KEMENDAGRI

Merujuk pada laman DLH Palangkaraya, sisa limbah rumah tangga seperti kulit telur, ampas kopi, kotoran hewan (ayam/kambing/sapi) juga bisa ditambahkan dalam pembuatan pupuk kompos.

Agar lebih paham, berikut adalah cara membuat pupuk kompos dari daun kering dan bahan rumah tangga lainnya.

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Daun

1. Alat dan Bahan

• Wadah untuk menyimpan pupuk kompos.
• Siapkan wadah seperti ember besar atau tong beserta penutupnya.
• Sampah rumah tangga seperti dedaunan, potongan sayur (mentah), kulit buah, kulit telur, dan sebagainya.
• Tanah.
• Air secukupnya.
• Sekam atau arang (optional)
• Kapur pupuk Cairan EM4.

2. Cara Membuat Pupuk Kompos

1. Masukkan tanah ke dalam ember atau tong hingga dasarnya tertutup.

Baca Juga  PEMKOT BANDARLAMPUNG TETAP FOKUS PADA PROYEK INFRASTRUKTUR MESKI MENDAPAT HIMBAUAN DARI KPK

2. Masukkan sampah organik yang telah dipotong kecil ke dalam tong.

3. Tutup dengan tanah kembali dengan ketebalan yang tidak terlalu tinggi.

4. Siram dengan air di permukaan tanahnya secukupnya saja.

5. Masukkan arang sekam di atas lapisan tanah serta taburi dengan kapur pertanian. Jika tidak ada, arang tidak perlu digunakan.

6. Siram kembali dengan air campuran EM4.

7. Tutup lagi dengan lapisan tanah.

8. Tutup wadah tong rapat-rapat.

9. Simpan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari hingga 3 pekan.

10. Jika bentuknya sudah menjadi seperti tanah gembur, pupuk kompos siap digunakan.

11. Pastikan bahan organik pembuat pupuk kompos tidak bercampur dengan plastik, kaca, aluminium, kaleng, botol, dan kertas aluminium foil. Ketika masa pengomposan dilakukan, pastikan tong tidak kemasukan atau terendam air hujan.

Baca Juga  HMI PERINGATI MILAD 75

Sampah yang Tidak Bisa Dijadikan Pupuk Kompos

Meskipun dibuat dari sampah atau limbah rumah tangga, namun bukan berarti semua jenis sampah dapat dijadikan bahan untuk membuat pupuk organik. Ada beberapa sampah daur ulang rumah tangga yang tak bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos, antara lain:

• Tumbuhan yang terkena penyakit
• Kertas kado metalik
• Boks minuman yang dilapisi bahan metal
• Kaca, besi, alumunium
• Boks kardus makanan bertekstur greasy (seperti boks pizza)
• Plastik
• Kaleng bekas makanan/minuman
• Botol bekas. (TSF/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *