Unila dan Pemkot Metro Teken MoU, Resmikan Kampung Prancis “Village Français”

Spread the love

Unila dan Pemkot Metro Teken MoU, Resmikan Kampung Prancis “Village Français”

Acara tersebut dihadiri Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM, ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, para Dekan, Kepala Biro, Kepala Lembaga, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, serta jajaran Forkopimda Kota Metro.

Rektor Unila dalam sambutannya menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Baca Juga  3 PELAKU CURAS TERHADAP BOCAH 11 TAHUN DIAMANKAN POLISI

“Universitas Lampung sebagai institusi pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, Pemerintah Kota Metro memiliki visi dan misi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membangun kota yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Rektor menambahkan, melalui MoU ini diharapkan terwujud program strategis, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, penelitian dan inovasi yang mendukung pembangunan Kota Metro, serta pengabdian masyarakat di berbagai bidang seperti kesehatan, lingkungan, pertanian, ekonomi kreatif, dan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga  Groundbreaking Jadi Bukti Serius, DPRD Yakin Jalan Mantap Lampung Capai 85%

“Kami meyakini kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari langkah nyata yang akan memberi manfaat besar bagi kedua belah pihak, khususnya bagi masyarakat Kota Metro,” tegasnya.

Wali Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Unila. Menurutnya, kehadiran “Village Français” menjadi simbol penguatan jejaring internasional sekaligus mendukung Metro sebagai kota pendidikan.

Baca Juga  Wabup Kaur Hadiri Karnaval Batik Besurek Internasional, Budaya Bengkulu Makin Mendunia

Ia berharap program ini dapat memperkaya wawasan masyarakat dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda peresmian Kampung Prancis “Village Français”. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran bahasa, pengenalan budaya Prancis, sekaligus ruang interaksi masyarakat dengan nuansa internasional di Kota Metro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *