DAMKARMAT PERLUAS WILAYAH PENYISIRAN BALITA HANYUT

Spread the love

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Dinas Pemadam dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandarlampung terus melakukan pencarian anak balita hanyut berusia 2,5 tahun yang terbawa arus kali di Perumahan Griya Kencana, Kecamatan Rajabasa. Selasa (9/1).

Dari pantauan di lapangan, Damkarnat Kota Bandarlampung memperluas wilayah penyisisran hingga ke kawasan Haji Mena, perbatasan Kota Bandarlampung dengan Lampung Selatan.

“Sampai saat ini, korban hanyut belum ketemu dan kami bersama tim masih melakukan pencarian hingga kali di Haji Mena,” kata Kadis Damkarmat Bandarlampung, Anthony Irawan.

Baca Juga  PEMKOT BANDARLAMPUNG GRATISKAN BIAYA PENGOBATAN GAGAL GINJAL AKUT BAGI WARGANYA

Dia mengatakan, pencarian dan penyisiran anak yang hanyut tersebut dilakukan sejak Senin (8/1) hingga pagi ini, dengan menyusuri aliran sungai yang melintasi daerah tersebut.

“Pagi ini tim sudah bergegas malakukan pencarian kembali dan diharapkan segera ketemu, karena air juga sudah menyusut,” kata dia.

Dia menyebutkan bahwa dalam proses pencarian yang dilakukan, terdapat ratusan personel gabungan yang terjun termasuk dengan relawan.

Baca Juga  SUKSESKAN KUNKER IBU NEGARA BERSAMA OASE KIM, PEMPROV LAMPUNG ADAKAN APEL GELAR PASUKAN PENGAMANAN

“Tim pencarian ini terdiri dari Basarnas, BPBD, dan Damkarmat Bandarlampung, serta aparatur kelurahan, kecamatan termasuk relawan,” kata dia.

Anthony pun mengatakan, bahwa pencarian anak hanyut ini akan dimaksimalkan dan belum tau sampai kapan akan dihentikan.

“Kami lihat dulu perkembangannya. Kapan akan dihentikan itu belum ada koordinasi, tapi mudah-mudahan, korban hanyut dapat ditemukan secepatnya,” kata dia.

Baca Juga  PEMERINTAH KOTA BANDARLAMPUNG ANGGARKAN DANA 15 MILIAR UNTUK PEMBELIAN 27 TRUCK SAMPAH

Diketahui Pencarian korban hanyut seorang anak berusia 2,5 tahun di Bandarlampung dilakukan sejak Senin (8/1) sekitar pukul 16.00 WIB, ketika laporan diterima oleh Damkarmat Bandarlampung. Hingga kini pencarian anak hanyut masih dilakukan. (D/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *