BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Sukiman warga RT 02 Lk II kelurahan Kemiling permai melaporkan ketua RT 07 kelurahan Kolong Permai, kota Bandarlampung ke Polsek Kemiling. Sabtu (29/4).
Laporan tersebut lantaran pengrajin mebel, Nuril Sejati Mebel di Jalur Dua Perum BPK, Kemiling ini mengalami penganiayaan oleh Ketua RT 07 Kelurahan Kemiling Permai, Kota Bandarlampung, Jasmani.
Man (Sukiman) langsung mendatangi Polsek Kemiling untuk meminta surat pengantar visum ke RSUD Abdul Muluk dan membuat laporan kejadian yang menimpa Man.
Menurut pengakuan Sukiman, dirinya dibogem oleh Jajang -panggilan Jasmani- pada Kamis (30/3) sekira pukul 12.30 WIB silam dibagian wajah selah kiri, dekat mata. Tak hanya dibogem, Man -korban Sukiman- pun dicekik lehernya hingga terperosok.
“Rasanya mau mati, Jajang nampaknya ingin membunuh saya saat itu,” kenang Man.
Dengan sedikit kekuatan, Man akhirnya melawan, Jajang berhasil didorong, barulah beberapa orang menahan Jajang, menggagalkan upaya penganiayaan yang lebih parah terhadap korban.
Adapun pada saat itu laporan diproses oleh Aiptu Tobi Adam, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) I Polsek Kemiling, dengan laporan Polisi bernomor LP/B/112/III/2023/LPG/RESTA BALAM/SEKTOR KEMILING tertanggal Jumat (31/3/2023).
Man, pemilik pengrajinan Nuril Sejati Mebel itu, menceritakan, penganiayaan terjadi disebabkan, karena sebelumnya, koran meminta Jajang untuk tidak lagi menitipkan barang-barang ditempat usahanya yang lantaran dirinya tengah dirundung kesedihan, kehilangan uang sebesar Rp900 ribu yang dicurigainya Jajang lah pelakunya.
Tuduhannya itu sangat beralasan, lantaran, pada saat terjadinya kehilangan, pada Selasa (28/3/2023) pagi hanya ada Jajang dan seorang wanita di lokasi.
“Saya tidak menuduh dia mencuri, saya hanya menanyakan kepada Jajang, apa dia melihat ada barang miliknya yang jatuh di kamarnya, tapi rupanya dia (Jasmani, red) tidak terima,” cerita Man.
Atas peristiwa itu, pengrajin mebel itu berharap laporan penganiayaan yang dialaminya dapat diproses hingga keadilan dapat ditegakan. Sayangnya hingga berita ini ditutunkan, Jasmani, pelaku pemukulan belum bisa dikonfirmasi, karena berada di luar Lampung. (Din/aa)
![]()
