BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Perumda air bersih Way Rilau akan menyerahkan pengelolaan hydrant kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bandarlampung. Jum’at (3/3).
Direktur Teknik Way Rilau Indra Utama Alam mengatakan, ada 18 hydrant yang berada di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Rajabasa, Labuhan Ratu dan Kedaton.
“Hydrant dibangun oleh PT Adhya Tirta Lampung (ATL) dan semuanya berfungsi dengan baik. Dan sudah kami uji semuanya berfungsi,” katanya di kantor Perumda Way Rilau.
Alasan penyerahan Hydrant tersebut menurut Indra Utama Alam peruntukannya memang dibangun untuk kondisi darurat.
“Misalnya terjadi bencana kebakaran, dengan adanya hydrant tersebut mobil pemadam tidak perlu jauh-jauh mencari air cukup membuka hydrant itu saja,” ungkapnya.
“Hydrant itu dibangun diatas jalur pipa utama (JDU) jadi tekanan air itu minimal 3 bar atau kira-kira untuk mengisi air mobil pemadam dibutuhkan waktu 10 – 15 menit,” tambahnya.
Di Tempat terpisah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bandarlampung Anthoni Irawan menyambut baik penyerahan pengelolaan hydrant tersebut.
“Kami sangat senang dengan rencananya penyerahan hydrant tersebut dan sebelum diserahkan kita harus cek bersama kondisinya,” katanya di kantor Damkar.
Menurutnya, hydrant itu sangat bermanfaat jika terjadi kebakaran di wilayah tersebut. “Kami (Damkar) tidak jauh-jauh mengisi mobil pemadam,” pungkasnya. (DIN/AA)
![]()
