BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Nilai Stunting di kota Bandarlampung yang semula mencapai 19 persen kini turun menjadi 11 persen. Untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung fokuskan penurunan nilai stunting anak-anak dan ibu hamil dalam usia muda. Senin (6/2).
Menurut walikota Eva Dwiana, saat ini Pemkot sedang fokus terhadap penurunan nilai stunting anak dan juga kelahiran muda melalui berbagai penyuluhan kepada remaja untuk mencegah perkawinan dini.
“Apalagi kita sudah punya pelatihan, mungkin bukan hanya perwakilan saja tapi juga minta bantu kepada perguruan tinggi untuk mengajak remaja mencegah perkawinan dini. Untuk stunting kita datang kerumah, kita lihat anaknya, kita kasih makanan bergizi dan kita lihat ibunya kita kasih vitamin semuanya gratis,” bebernya.
Eva menyampaikan, pihaknya juga telah menyiapkan anggaran sekian miliyar untuk membantu program Keluarga Berencana (KB) bagi masyarakat kota Bandarlampung.
“Kedepan kita ingin membeli salah satu mobil KB bukan hanya untuk pelayanan KB tapi juga penyuluhan kesehatan bagi masyarakat kota Bandar Lampung, Bus kan sudah ada, nanti kita beli 2 lagi dana DAK bisa dialihkan untuk beli mobil pelayanan masyarakat jadi yang pelosok kota Bandar Lampung bisa kita datangi terutama yang tidak mampu,” terangnya.
Tambahnya, Ia juga mengatakan saat ini Bandar Lampung sudah mempunyai kader sex dan akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Lampung dan BKKBN Pusat.
Kemudian, Kepala BKKBN RI Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) mengatakan bahwa Bandar Lampung bisa menjadi contoh, sebab nilai stuntingnya mengalami penurunan secara drastis.
“Dari 19 persen menjadi 11 persen ini luar biasa bisa menjadi contoh, saya kira Bandar Lampung bisa kita contoh bersama pertama KB nya juga bagus, saya cek lebih dari 57 persen masyarakat nya ber-KB dan jarak anaknya juga bagus, kedua makanan disini ikan telur tercukupi hasil-hasil pertanian cukup, jadi kesadaran masyarakat juga bagus, jadi saya kira itu menjadi praktek terbaik,” ujarnya.
Ia menerangkan, untuk makanan pengganti itu sebenarnya tidak perlu mewah yang terpenting berprotein tinggi.
“Sebetulnya makanan itu protein hewani yang kita makan itu kan protein hewan, protein hewan yg paling sederhana murah itu adalah telur kemudian ikan, dan ikan pesan saya jangan mahal-mahal ikan lele cukup, ikan kembung ckup gak usah ikan tuna, ikan salmon gak usah itu terlalu mahal itu menghabiskan uang, ikan telur dan sayur-sayur tentu penting,” tandasnya. (Din/AA)
![]()
