BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Pemerintah kota Bandarlampung menggelar rapat refleksi akhir tahun 2022 di aula gedung Semergou, Jum’at pagi (30/12).
Kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab untuk menyampaikan informasi laporan penyelenggaraan pemerintah kota Bandarlampung secara resmi kepada masyarakat melalui wujud transparansi, evaluasi, dan akuntabilitas kinerja pemerintah kota pada tahun 2022.
Kota Bandarlampung merupakan kota yang memiliki luas 18.377 km² terdiri dari 20 kecamatan 126 kelurahan dan juga penduduk hampir 1,2 juta jiwa dengan mengangkat visi “Bandarlampung sehat cerdas,beriman, berbudaya, nyaman unggul, berdaya saing berbasis ekonomi untuk kemakmuran masyarakat kota Bandarlampung”.
Walikota Bandarlampung Eva Dwiana dalam kesempatan tersebut, menyampaikan capaian pembangunan daerah dengan memprioritaskan pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM, dan pengembangan Pariwisata. Serta dukungan penyelenggaraan HUT APEKSI yang sekaligus menjadi momentum awal bagi kebangkitan ekonomi kota Bandarlampung diantara lain peningkatan kualitas kesehatan melalui penanganan pandemi, peningkatan sarana pelayanan kesehatan dan pemberdayaan tenaga kesehatan.
Peningkatan kualitas kesehatan melalui pembangunan sarana dan prasarana serta peningkatan kompetensi guru. Normalisasi sungai dan saluran drainase dalam rangka pencegahan banjir. Peningkatan infrastruktur perkotaan yang berwawasan lingkungan. Peningkatan pelayanan publik dan memujudkan good governance.
“Alhamdulillah, pembangunan kota Bandarlampung ditahun 2022 sudah hampir semuanya sudah kami lakukan dalam komposisi dan juga aturan. Dari semua program sudah kami jalankan walaupun kendalanya masih ada covid 19. Berkat kerja keras dari pejabat pemerintah kota Bandarlampung, dan semua lini yang membantu jalanya program semua berjalan dengan baik dan lancar.
Bunda Eva, sapaan akrabnya juga menyoroti pembangunan kota Bandarlampung yang melaju pesat yang mana dalam pelaksanaan kegiatan APEKSI, dimana hampir 70% kepala daerah seluruh Indonesia yang hadir di kota Bandarlampung, mereka terkagum-kagum dengan kemajuan kota Bandarlampung.
“Yang dulunya Bandarlampung masih banyak hutan dan sekarang kota Bandarlampung sudah menjadi seperti kota besar lainnya,” paparnya.
Selain itu, bunda Eva sapaan akrabnya mengatakan dalam memajukan roda ekonomi kota Bandarlampung, Pemkot terus mendorong kemajuan seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan program pemberdayaan UMKM.
” Kami sudah memberikan bantuan kepada pelaku UMKM yang ada di kota Bandarlampung, meningkatkan kualitas SDM dan selanjutnya kita akan bantu pasarkan produk UMKM dimana ini sudah menjadi icon dari kota Bandarlampung dan tahun 2023 kota akan memberi bantuan permodalan terhadap UMKM kelontong supaya bisa lebih berkembang pesat sehingga bisa meningkatkan PAD kota Bandarlampung,” ujarnya.
Lanjutnya, untuk pengembangan sektor pariwisata, pemerintah kota akan melakukan berbagai program melalui pembangunan, perbaikan dan pemeliharaan destinasi wisata. ” Dan untuk tahun 2023 destinasi yang akan menjadi alokasi program ini adalah destinasi wisata hutan kera. Serta kita juga melakukan kegiata event-event pariwisata dengan menyelenggarakan lomba muli Mekhanai dan begawi adat.
Orang nomor satu di kota Tapis Berseri ini juga menyampaikan pencapaian program normalisasi sungai dengan program bersih-bersih sungai yang dinamakan grebek sungai serta pembangunan drainase yang ditargetkan selesai pada tahun 2023.
” Kita laksanakan grebek sungai yang dilaksanakan pada hari Jum’at yang kita sebut dengan Jum’at bersih untuk sungai dan lingkungan dikecamatan masing-masing. Dan dengan diadakan kegiatan Jum’at bersih ini insyaallah kota Bandarlampung untuk banjir dan sampah bisa kita tanggulangi secara bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, selain itu dalam kinerja pemerintah kota tahun 2022 dimana masih dalam masa pandemi covid 19, pemerintah kota telah memberikan bantuan beras kepada masyarakat terdampak covid 19 ataupun kenaikan Bahan Bakar Minyak.
” Pemerintah kota sudah membagikan beras ke masyarakat terdampak dan juga sudah melakukan 126 kali operasi pasar murah disetiap kecamatan yang ada di kota Bandarlampung untuk menekan laju inflasi,” bebernya.
Bunda Eva memaparkan, dalam bidang kesehatan pemerintah kota Bandarlampung telah menggencarkan pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh pusat. ” Kita juga melaksanakan pembangunan sarana dan prasarana diantaranya renovasi puskesmas, pemberian pelayanan gratis di 13 Rumah Sakit rujukan, 31 puskesmas, 50 Pustu yang ada di kota Bandarlampung melalui jaminan kesehatan masyarakat perkotaan,” pungkasnya. (Din/AA)
![]()
