BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Harga komoditas ikan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gudang Lelang (Gudel) yang berlokasi di Jalan Ikan Bawal, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca buruk. Rabu (1/1).
Salah seorang nelayan di Pasar Gudel, Marlan mengungkapkan, akibat cuaca tidak menentu, dirinya kesulitan mendapatkan ikan, sehingga mengakibatkan hasil tangkapan ikan mengalami penurunan.
“Cuaca saat ini, nggak nentu. Nggak seperti biasanya, enak gitu cari ikannya. Sekarang ini, ikan tergolong mahal karena kita susah untuk dapat ikan,” ungkap dia kepada Lampung Segalow.
Menurut Marlan, perubahan cuaca buruk juga menyebabkan waktu melaut atau menangkap ikan lebih lama dibandingkan hari biasanya.
“Biasanya kami kalau melaut hanya 3 sampai 4 hari, tapi sekarang bisa sampai 5 hari bahkan sampai seminggu baru pulang, sedangkan kita satu kapal ada 5 orang,” kata dia.
Sementara itu, salah seorang pedagang ikan di Pasar Gudel, Rocky mengatakan, terjadi kenaikan harga pada beberapa jenis ikan yang dijualnya.
“Harganya sekarang semakin mahal, naiknya bisa 10-20 persen. Contohnya untuk harga ikan layang naik hingga 7 ribu rupiah. Yang sebelumnya harga Rp 22 ribu perkilogram sekarang menjadi 30 ribu perkilogram,” terang dia.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan, untuk ikan tongkol juga mengalami kenaikan serupa ikan layang, yang sebelumnya 22 ribu per kilogram, menjadi 30 ribu per kilogram.
“Kalau untuk ikan kembung satu, terbilang cukup melesat, hingga 3 kali lipat, yang sebelumnya 15 ribu per kilogram, kini menjadi 50 ribu per kilogramnya,” papar dia.
Menurut Rocky, kenaikan harga ikan di Pasar Gudel tidak lain karena dampak cuaca buruk yang menyebabkan ikan menjadi langka.
“Barang makin susah didapat, padahal kita stoknya dari banyak nelayan. Kalau penyebabnya ya cuaca buruk,” tutup dia. (TSF/AA)
![]()
