WawayPolitik

WAKIL KETUA DPRD LAMPUNG UCAPKAN SELAMAT ATAS PERPANJANGAN MASA JABATAN GUBERNUR LAMPUNG

BUMIWAWAY.ID – Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Yozi Rizal mengucapkan, selamat kepada Arinal Djunaidi yang masa jabatannya diperpanjang sebagai Gubernur Lampung sampai Juni 2024. Selasa (2/1).

Dia seharusnya berhenti menjabat pada 31 Desember 2023. Tetapi setelah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Pasal 201 ayat (5) Undang-undang nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada Serentak.

Aturan sebelumnya, para kepala daerah yang terpilih melalui Pilkada serentak di 2019 harus mengakhiri masa jabatannya pada 31 Desember 2023.

Baca Juga  DPRD LAMPUNG KUNJUNGI KORBAN BANJIR LAMPUNG SELATAN

Pasca putusan MK, maka para kepala daerah yang terpilih pada 2018 namun dilantik pada 2019 akan mengakhiri jabatannya pada 2024 mendatang (5 tahun).

“Putusan MK itu sudah memenuhi rasa keadilan, ini adalah hal yang positif. Masa kita tega melihat orang dirampas haknya,” kata Yozi yang berasal kader Demokrat ini.

Yozi melanjutkan, usulan Fraksi DPRD Lampung kepada pimpinan terkait tiga nama Pj Gubernur yang dikirimkan kepada pusat dilakukan untuk memenuhi permintaan Kemendagri yang akan memberlakukan norma Pasal 201 ayat (7) UU Nomor 10 Tahun 2016 tersebut.

Baca Juga  DPRD LAMPUNG GELAR RAPAT PARIPURNA LAPORAN PANSUS DAN PERUBAHAN BAPEMPERDA 2024

Untuk itu, dia berpesan kepada Arinal untuk mengabaikan dinamika di Lampung yang sempat membuat psikologi agak terganggu, fokus saja kerja selesaikan tanggung jawab yang belum selesai.

“Supaya saat jabatan berakhir nanti, dapat meninggalkan warisan yang baik, yang membuat orang kehilangan ketika nanti sudah tidak menjabat,” pesannya.

Mantan Ketua Komisi I DPRD Lampung ini menambahkan, fokus utama adalah mengerjakan yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung Tahun 2019-2024.

Baca Juga  POLRESTA AMANKAN 19 TITIK LOKASI KAMPANYE

“Semua sudah ada tahapannya, tinggal dikerjakan. Tapi, masih ada beberapa hal yang yang masih dikeluhkan seperti Kartu Petani Berjaya dan mahalnya harga pupuk, tolong ini diperhatikan,” ucapnya. (DL/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *