HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayKriminalWawayPengetahuanWawayPristiwa

SEBANYAK 6 PEMUDA DIAMANKAN TIM WALET SAMAPTA POLRESTA KARENA MERESAHKAN PENGGUNA JALAN

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Sebanyak 6 pemuda yang berusaha mengatur lalu lintas dengan meminta imbalan di setiap putaran arah atau disebut dengan pak Ogah diamankan Tim Walet Samapta Polresta Bandarlampung. Rabu (27/07)

Penertiban itu di lakukan akibat seringnya terjadi kemacetan sehingga membuat pengguna jalan atau masyarakat resah.

Kasat Samapta Polresta Bandarlampung, Kompol Suwandi mengatakan, keberadaan pak Ogah tersebut tepatnya di sepanjang Jalan Teuku Umar dan Jalan ZA Pagar Alam serta putaran depan Burger King seringkali membuat kemacetan.

Baca Juga  BESOK BATAS AKHIR, DINSOS LAMPUNG HIMBAU KPM SEGERA LAKUKAN PENARIKAN

“Pak Ogah di beberapa putaran di Kota Bandarlampung, tepatnya di sepanjang Jln. Teuku Umar dan jln ZA Pagar Alam dan puteran Burger King sudah meresahkan warga, bahkan membuat macet arus lalulintas hingga menimbulkan gangguan kamtibmas. Karena itu, kami akan segera mengamankannya,” terang dia.

Enam pemuda diantaranya berinisial MY (19), MG (16), WDS (25), TA (24), RZ (32) dan JL (31).

Baca Juga  PEMKAB LAMSEL GELAR DOA BERSAMA DALAM RANGKA PERINGATI HUT KE-66 KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

“Kami melaksanakan operasi dengan sasaran premanisme di sejumlah Jalan yang ada di Wilayah Bandarlampung, kemudian kami amankan ada 6 (enam) orang yang diduga melakukan pungutan liar, mereka kemudian kami bawa ke Mapolresta Bandarlampung,” terang dia

Ia menambahkan, terhadap 6 orang ‘Pak Ogah’ tersebut, diamankan berikut uang tunai sejumlah Rp200 ribu.

“Selanjutnya, untuk 6 orang yang diamankan tadi dilakukan pembinaan dan berkoordinasi dengan pihak dinas sosial karena dari kesemuanya rata rata mereka tidak memiliki pekerjaan dan setelah di data mereka juga diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, karena perbuatan mereka dapat membahayakan diri sendiri ataupun orang lain serta mengganggu ketertiban berlalu lintas,” ujar dia.

Baca Juga  POLSEK SUKARAME AMANKAN BELASAN REMAJA YANG DIDUGA HENDAK TAWURAN

Dalam kesempatan ini, Suwandi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberi uang kepada para pak ogah tersebut.
“Karena semakin di beri nantinya mereka akan terus melakukan pekerjaan tersebut,” tegas dia. ( TSF/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *