HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayGayaHidupWawayPengetahuanWawayPristiwa

Penyebab Kenaikan Harga Telur

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung, I Kadek Sumarta mengatakan, salah satu penyebab kenaikan harga telur ayam karena produksi dari peternak yang mengalami penurunan, sehingga terjadi kelangkaan pasokan kepada pedagang pasar. Rabu (29/12).

“Sebelum satu dua bulan kebelakang, harga telor anjlok, bahkan daya beli masyarakat tidak ada. Banyak peternak yang akhirnya tidak memelihara ayam sehingga terjadi kelangkaan pasokan kepada pedagang, dalam arti barangnya cukup namun kelangkaan,” terang dia usai sidak pasar.

Baca Juga  SATGAS PANGAN LAKUKAN PENGAWASAN JAGA STABILITAS DISTRIBUSI DAN HARGA BAHAN POKOK

Selain itu, ia mengatakan, penyebab kenaikan ini juga tidak lain dengan adanya bantuan dari Pemerintah ke Program Keluarga Harapan (PKH).

“Faktornya satu adalah faktor PKH, karena ini masyarakat banyak yang dapat telor, akhirnya di pasar telornya ada, tapi cukup, sehingga daya beli masyarakat turun, harga telor naik,” ucap dia.

Lebih lanjut, ia memaparkan, hasil pantauan pasar hari ini, dari 14 komoditi bahan pangan, ketersediaan sangat cukup dan semua ada. Namun, ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan cukup signifikan, diantaranya minyak, telur, dan ayam potong.

Baca Juga  HARGA GAS LPG NON SUBSIDI NAIK

“Kami turun ke gudang-gudang, satupun komoditi tidak ada yang ditimbun oleh distributor pedagang, termasuk beras,” tutur dia.

“Itu bukan di Bandarlampung saja, tetapi tingkat nasional juga,” sambung dia.

Sementara, salah seorang pedagang sembako di Pasar Tamin, Manto mengungkapkan, dirinya mengambil Telor bukan dari peternak langsung, namun dari grosir.

“Telor standar itu sekitar Rp21 ribu perkilogram, sekarang kita jual seharga Rp30 ribu perkilogram. Kita juga ngambil dari grosir Rp28 ribu perkilogram, yah sesuai keadaan pasarlah,” pungkas dia.

Baca Juga  USULAN TAHUN 2024, PEMBANGUNAN JALAN DAN KANTOR KECAMATAN MERBAU MATARAM DIBANGUN TAHUN INI

Diketahui, Pemerintah Kota Bandarlampung melakukan sidak pasar diantaranya, Pasar Kangkung, Pasar Cimeng, dan Pasar Tamin. (TSF/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *