WawayPolitik

DPRD SIAPKAN JADWAL PARIPURNA PEMBERHENTIAN GUBERNUR LAMPUNG

 BANDARLAMPUNG – Rencana paripurna DPRD Lampung membahas pemberhentian Gubernur Arinal Djunaidi masih dalam kajian pimpinan DPRD Lampung. Arinal Djunaidi yang sebelumnya berpasangan dengan wakil Chusnunia Chalim terpilih sebagai Gubernur–Wakil Gubernur Lampung masa jabatan tahun 2019-2024, yang akan habis masa jabatannya berakhir tanggal 12 Juni 2024 mendatang.

Kabag Humas Sekretariat DPRD Lampung, Hendry, menyatakan, agenda Dewan untuk melaksanakan kegiatan paripurna terkait persetujuan pemberhentian gubernur masih belum ada. “Nanti kita infokan kalau waktunya sudah dipastikan,” ucap Hendry, melalui pesan WhatsApp, Senin 6 Mei 2024 pagi.

Arinal Djunaidi akan mengakhiri masa jabatannya seorang diri, pasalnya Oktober 2023 lalu, Chusnunia Chalim alias Nunik, meninggalkan amanat yang diembannya sebagai pendamping Arinal demi merebut kursi anggota DPR RI. Beruntung, Ketua DPW PKB Lampung itu terpilih kembali duduk di Senayan melalui pileg 14 Februari 2024.

Baca Juga  DPRD LAMPUNG KUNJUNGI KORBAN BANJIR LAMPUNG SELATAN

Nunik sebelumnya adalah anggota DPR RI, kemudian mundur karena merebut jabatan Bupati Lampung Timur. Belum tuntas i Lampung Timur, Nunik kemudian maju Pilkada Provinsi Lampung tahun 2019 mendampingi Arinal Djunaidi. Setelah sukses menjadi Wagub Lampung sejak 2019, kembali Nunik meninggalkan Jabatan Wagub untuk maju DPR RI.

Sebelumnya tersiar kabar, DPRD Lampung telah mengagendakannya paripurna DPRD Lampung terkait usulan persetujuan peresmian pemberhentian Gubernur Arinal Djunaidi, Senin 6 Mei 2024 pagi ini. Namun ternyata batal digelar.

Dukung Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho Jadi Pj Gubernur, Pengurus Ikatan Alumni Universitas Lampung (IKA Unila), menyatakan dukungannya kepada Ketua IKA Unila, Komjen Pol. Prof. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, SH, MH, MBA, untuk menjadi Penjabat Gubernur Lampung. “Saya sebagai pengurus dan mantan Presma Unila mendorong salah satu alumnus terbaik Universitas Lampung yang juga ketua IKA Unila dan Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan, Komjen Pol Rudy Heriyanto sebagai Pj Gubernur Lampung,” kata Bambang Irawan S.Ab, Sabtu 4 Mei 2024.

Baca Juga  FAUZAN SIBRON GELAR RESES MASALAH KELANGKAAN MINYAK

Menurut Bambang Irawan,mantan Kapolda Banten itu layak menjadi Pj Gubernur Lampung dalam rangka kondusivitas dan suksesnya pelaksanaan pilkada serentak 2024 di Bumi Ruwa Jurai. “Beliau layak menjadi PJ Gubernur Lampung untuk mengkondusifkan Pilgub Lampung sesuai harapan masyarakat. Selain berprestasi di kancah nasional, beliau juga sosok yang hangat dan bermasyarakat, tercermin saat sukses menjadi Kapolda Banten,” ujra Bambang.

Pada November 2023 lalu, DPRD Lampung telah mengajukan tiga nama calon Pj Gubernur kepada Kemendagri, yang merupakan usulan dari sejumlah fraksi, yakni Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fahrizal Darminto, Sekretaris Jenderal DPD RI, Rahman Hadi, serta Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Samsudin.

Baca Juga  PWI BUKA PENDAFTARAN UKW XXVI

Belakangan muncul nama Asisten Kemenkumham, Luky Agung Binarto. Dan kini, mencuat nama Sekjen Kementerian Kelautan Perikanan, Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho. Menurut beberapa ASN di lingkungan Pemprov Lampung, dari nama-nama yang beredar, kans terkuat ada pada Rahman Hadi. Namun, munculnya nama Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho dipastikan bisa mengubah konstalasi penunjukan Pj Gubernur Lampung yang merupakan hak Presiden Jokowi.

Pasalnya, Rudy mempunyai kedekatan tersendiri dengan Lampung, karena dia merupakan Ketua IKA Universitas Lampung. Tetapi, sumber lain menyebutkan besar kemungkinan Presiden Jokowi justru menunjuk orang yang “buta” soal Lampung. Hal ini dimaksudkan agar dalam menjalankan tugasnya sebagai Pj Gubernur, benar-benar tegak lurus tanpa pretensi apapun. Terutama dalam pelaksanaan pilkada serentak 27 November mendatang. (DL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *