HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayPengetahuanWawayPristiwa

DLH LAMPUNG MEMBAWA SAMPEL LIMBAH

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Turun ke lokasi kembali, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung akan membawa Sampel Limbah oli yang mencemari pesisir Rawa Laut, Panjang Selatan, Bandar Lampung ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak,Kamis (10/2022)

Plt Kadis Lingkungan Hidup, Murni Rizal mengatakan pihaknya telah mengambil sampel limbah oli untuk diteliti dan diuji. 

“Sampel yang kita ambil akan dikirim ke laboratorium yang berkompeten yakni di Lemigas, namun untuk waktunya akan diproses secepatnya” katanya 

Rizal menjelaskan bahwasanya hari ini pihaknya mendatangi lokasi limbah oli untuk melakukan bersih-bersih sampah dengan melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan, DLH kota, KSOP Panjang, Pelindo, Pertamina Panjang dan aparat desa setempat. 

Baca Juga  SEARTIJAB KAPOLDA LAMPUNG IRJEN POL AKHMAD WIYAGUS RESMI DILANTIK

“Pembersihan ini merupakan upaya untuk pemulihan dan dibersihkan agar tidak berdampak lebih kepada masyarakat, dan nantinya sampah yang diangkut itu dibawa ke TPA,” jelasnya.

Rizal mengatakan masih belum dapat menyebutkan dugaan asal dari limbah oli pasalnya pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel yang telah diambil. 

“Belum tau kita dan belum berani menyebutkan, yang jelas itu dari uji laboratorium yang bisa menjawab, tapi bentuknya seperti oli bekas berwarna hitam logam,” ucap dia 

Baca Juga  GUBERNUR ARINAL AJAK SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA PROVINSI LAMPUNG BERSINERGI WUJUDKAN LAMPUNG BERJAYA

Ketika disinggung apakah ini bentuk tanggung jawab dari pihak Pertamina karena di lokasi terlihat beberapa pihak Pertamina yang turut terlibat dalam membersihkan limbah oli dan sampah yang berada di pinggir pantai, Murni menjelaskan pihaknya meminta agar bisa di bantu membersihkan.

“Bukan, mereka ini partisipasi karena kita meminta untuk dibantu karena dekat dengan lokasi limbah oli ini,” ujarnya.

Ketika disinggung kembali terkait limbah yang hampir sama pernah terjadi di pesisir Lampung pada Tahun 2020 dan Tahun 2021 dan hingga saat ini belum mendapatkan hasil, Murni mengungkapkan dirinya akan mengusulkan ke Gubernur agar dibentuk Tim guna memonitoring adanya pencemaran laut. 

Baca Juga  ALL BIKERS LAMPUNG TEBAR KEBAIKAN DI PANTI ASUHAN AR- RA'UF SYAHIRA

“Nanti kita naikkan usulan ke Gubernur, untuk membentuk tim guna memonitoring dan antisipasi pencemaran laut, dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, karena disini juga Pelindo mendukung kita untuk memonitor, agar pantai dan laut Lampung bebas dari sampah,” tegasnya. (Din/AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *