HeadlineWawaIndonesiaWawayWawayPemerintahWawayPristiwa

Bazar Muktamar NU di Enggal

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, dimana Eva Dwiana sebagai Walikota membuka pameran dan Bazar dalam rangka kegiatan Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) oleh panitia Nasional Muktamar di lapangan Saburai Enggal. Selasa (21/12)

“Untuk stand kita sediakan sebanyak 12 stand dari Kota Bandarlampung. Rekomendasi produk unggulan ada tapis peci, ada juga batik dan kita punya bordiran yang murah, pokoknya macem-macem deh,” kata dia.

Menurut dia, kegiatan ini tidak lain untuk menambah PAD Kota Bandarlampung, dan membantu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Bandarlampung yang mengalami penurunan.

Baca Juga  GUDANG PENYIMPANAN LOGISTIK DI LANTAI DASAR LAMPUNG CITY MALL KEBAKARAN

“Terimakasih banyak untuk Muktamar NU yang tidak langsung membantu PAD Kota Bandarlampung. Apalagi UKM khusus Kota Bandarlampung pernah merosot sampai 70% dan Alhamdulillah sekarang sudah sedikit-sedikit meningkat,” ungkap dia.

Sementara, Deputi Usaha Bidang Menengah Republik Indonesia, Kementrian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Hanung Harimba Rachman mengungkapkan bahwa, pihaknya sangat mengapresiasikan dengan diadakannya Pameran dan Bazar ini.

Baca Juga  PASTIKAN PERAYAAN IMLEK 2023 BERLANGSUNG AMAN DAN LANCAR, GUBERNUR ARINAL BERSAMA FORKOPIMDA TINJAU VIHARA

“Saya ingin sampaikan bahwa kita (Kementerian koperasi dan UMKM) sangat mengapresiasikan sekali apa yang di lakukan oleh NU dan Walikota Bandarlampung yang telah mengadakan acara seperti ini, sangat intens membina UKM kita, InsyaAllah,” ungkap dia.

Menurut dia, ini adalah wujud dari pada perjuangan NU yang lebih mengarah ke bidang ekonomi.
“Ya itu yang kita butuh kan bagaimana memberdayakan umat, itu masalah yang kita hadapi sekarang. Yang menarik tadi bahkan produk-produk yang kita tampilkan sudah ada produk digital dengan jumlah anggotanya 100 juta, itu luarbiasa sekali,” tutup dia.

Baca Juga  Pendaftaran SIPSS Polri 2022 Kembali di Buka

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Muktamar ke-34 NU, M. Imam Aziz memaparkan bahwa, Awal berdirinya ialah kebangkitan pedagang bersaudagar, kemudian pada Tahun 1926 itu menjadi NU.

“Kebangkitan saudagar ini kita bangkitkan dengan tema Kemandirian Muktamar di 34, dan bazar ini merupakan bagian dari fasilitas ekspresi kebangkitan saudagar tersebut,” tutup dia. (KB/TSF/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *