DAMKARTAN KOTA BANDARLAMPUNG BERHASIL MENGURANGI PENYEBARAN BARA API DAN KEPULAN ASAP DI TPA BAKUNG

Spread the love

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID Kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung mengalami progres cukup baik,dimana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Bandarlampung berhasil mengurangi penyebaran bara api dan kepulan asap di area yang terbakar. Rabu (18/10).

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kota Bandarlampung, Anthony Irawan. Ia mengatakan mulai dari Senin sore kepulan asap yang menyebar di luas area 5 hektar mengalami progres yang cukup baik.

Baca Juga  POLRESTA BANDARLAMPUNG BANTU PADAMKAN KEBAKARAN DI TPA BAKUNG

” Memasuki hari ke enam, api sudah bisa kendalikan.Di luas area yang terbakar 5 hektar lebih ini mulai dari kemarin sore tidak ada penambahan area yang terbakar malah kita sudah berhasil mengurangi area yang terbakar, ” paparnya.

Menurutnya, pemadaman asap dan bara api di TPA Bakung ini perkirakan memerlukan waktu empat hari kedepan.

“Saat ini progresnya sudah 30%, mudah-mudahan kalau kondisi stabil atau cuaca mendukung kami perkirakan ini akan selesai dalam waktu tiga atau empat hari kedepan,” jelasnya.

Baca Juga  SATU PELAKU PENGEROYOKAN HINGGA TEWAS DI BANDARLAMPUNG BERHASIL DIAMANKAN

Dalam kesempatan ini, dia menyampaikan meskipun TPA Bakung mengalami kebakaran selama enam hari, status TPA Bakung tidak mengalami kenaikan status menjadi siaga bencana.

” Sebelumnya pada hari Minggu kami sudah mengadakan rapat, untuk kelanjutan status. Namun, setelah hari Senin mengalami progres perkembangan yang cukup baik kami sepakat tidak meningkatkan status menjadi siaga bencana. Hal ini, karena keadaan sampai saat ini masih membaik,” ungkapnya.

Baca Juga  HERMAN HN LAPORKAN SUMARNA KE POLDA

Lanjutnya, untuk proses pemadaman api ini sampai hari ini, dinas pemadam kebakaran kota Bandarlampung sudah menghabiskan lebih 200 tangki air.

” Untuk air kita sudah habiskan lebih dari 200 liter air dengan kapasitas lima ribu liter. Kalau untuk penyebabnya belum dapat disimpulkan secara pasti karena ini masih dalam penyelidikan kepolisian,”katanya. (Din/N)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *