BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, harga daging di pasar tradisional Kota Bandarlampung mengalami kenaikan sebesar Rp10 ribu per kilogram. Jum’at (4/3).
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandarlampung, Wilson Faisol mengatakan, pihaknya masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Pusat untuk menstabilkan harga daging sapi.
“Terkait harga daging, kita tetap monitor. Karena untuk daging sapi ini tidak bisa disolusikan dengan pasar murah. Kita masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat,” kata dia saat dimintai keterangan.
Menurut dia, kenaikan harga daging sapi disebabkan oleh kegagalan panen sapi di Negara Australia. Sehingga harga daging sapi mengalami kenaikan dalam kurun waktu 2 minggu terakhir.
“Selain karena hal itu, untuk ketersediaan daging sapi lokal juga sedikit. Begitu juga stok daging sapi impor berkurang. Jadi, saat ini permintaan meningkat, harganya pun mengikuti,” jelas dia.
Diketahui, Harga daging sapi sebelumnya hanya Rp115 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram, kini menjadi Rp130 ribu hingga Rp135 ribu per kilogram. (TSF/AA)
![]()
