Vaksinasi di Posko Penyekatan

Spread the love

BANDARLAMPUNG, BUMIWAWAY.ID– Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan penyekatan di setiap perbatasan kota dengan daerah lain, diantaranya Posko Perbatasan Rajabasa, Posko Kemiling, Posko Sukarame, Posko Panjang, dan Posko Lematang.

Dalam pantauan Lampung Segalow, salah satu posko yang berada di Jl.ZA Pagar Alam, Rajabasa, tepatnya di depan Tugu Radin Intan juga tersedia penyuntikkan vaksinasi Covid-19. Hal ini bertujuan untuk percepatan vaksinasi menjelang Nataru. Senin (13/12)

Baca Juga  GUBERNUR ARINAL DJUNAIDI RESMIKAN PURA CATUR PARAHYANGAN MAHA GOTRA PASEK SANAK SAPTA RSI DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

Sementara, Koordinator Vaksinasi Pos Penyekatan Rajabasa, Nurdianah mengatakan, Pemkot Bandarlampung menyediakan 100 dosis perhari untuk vaksinasi di posko perbatasan. Tidak hanya itu, vaksinasi ini diberlakukan juga untuk masyarakat umum.

“Jam operasional pelaksanaan vaksinasi di posko dimulai pukul 08.00-13.00 WIB. Syaratnya cuma KTP, maka data akan kami entry supaya sertifikatnya muncul sudah vaksin atau belumnya, dan nomor HP,” terang dia.

Baca Juga  25 PETUGAS DAMKARTAN PADAMKAN API YANG MEMBAKAR RUMAH WARGA GUDEL DI KAWASAN PADAT PENDUDUK DALAM 15 MENIT

“Vaksinasi di posko ini sesuai dengan tujuan pemkot untuk mempercepat vaksinasi di wilayah Bandarlampung dengan target 100 persen penyuntikan dosis pertama pada akhir tahun nanti,” lanjut dia.

Di tempat yang sama, salah satu pengendara asal Lampung Utara, Wandi, mengaku dirinya belum menerima suntikkan vaksinasi karena sibuk bekerja dan tinggal di daerah pedesaan.

“Saya baru vaksin pertama, karena waktu di kampung kerja di ladang dan enggak sempat ke puskesmas. Pas ke puskes waktu itu kosong vaksinnya, jadi, ya baru bisa sekarang,” ungkap dia.

Baca Juga  Komisi I dan II DPRD Sidak Kandang Babi di Pemukiman Warga

Selain itu, ia juga berharap Pemerintah Daerah (Pemda) lainnya juga memiliki program vaksinasi yang dapat dijangkau dengan mudah oleh para masyarakat.

“Mudah-mudahan kabupaten/kota lain juga punya program seperti ini, jadi yang mau vaksin nggak susah lagi di mana harus nyarinya,” harap dia. (TSF/AA)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *